Demi Gengsi Medali Perunggu

Pesepak bola Timnas Indonesia Marc Klok (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Matee Sarakum (kanan) pada pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2021 Vietnam di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5/2022). Indonesia masih memiliki kesempatan meraih perunggu kontra Malaysia. (Foto/Antara/Aditya Pradana Putra)

KBRN, Jakarta: Timnas U-23 Indonesia gagal kefinal SEA Games XXXI, Hanoi, Vietnam 2021, namun memiliki kesempatan meraih perunggu kontra Malaysia  di Stadion Internasional  My Dinh, Vietnam, Minggu (22/5/2022).

"Gagal ke final dan harus memendam hasrat meraih medali emas selama 31 tahun tak harus membuat Timnas Indonesia putus asa. Masih ada harga diri yang dipertaruhkan. Perebutan tempat ketiga alias medali perunggu, Menghadapi Malaysia adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Malaysia adalah musuh bebuyutan yang harus dikalahkan Garuda Nusantara," ujar pengamat sepakbola Indonesia Akmal Marhali kepada RRI.co.id, Minggu (22/5/2022)

Menurutnya data statistik menunjukkan bahwa Malaysia lebih berprestasi di pentas SEA Games dibandingkan Indonesia. Skuad Harimau Malaysia sudah 6 kali meraih medali emas (1961, 1977, 1979, 1989, 2009, 2011), 6 perak dan 7 perunggu. Indonesia baru 2 kali meraih emas (1987, 1991), 5 perak dan 4 perunggu. Di pentas SEA Games sejak 1977 kedua tim sudah 21 kali bertemu. Malaysia menang 7 kali, 3 kali imbang, 6 kali Indonesia menang. Tercipta 33 gol. Indonesia mencetak 21 gol, Malaysia hanya 12 gol.

"Yang menarik, kedua tim sudah 2 kali bertemu di perebutan tempat ketiga. Sayangnya, dari dua pertemuan (1985, 2005), Indonesia dua kali kalah dengan skor 0-1. Kini, waktunya membalas kekalahan di perebutan perunggu 1985 dan 2005," tambahnya

Sialnya, menurut mantan wartawan Surat Kabar Harian TopSkor itu di saat harus mempertaruhkan gengsi, Skuad Garuda Nusantara harus tampil pincang. Hanya punya 14 pemain yang siap tampil lantaran Firza Andika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya harus absen karena kartu merah. Sementara Egy Maulana Vikri dan Syahrian Abimanyu harus diparkir karena cedera dan Elkan Baggott yang didaftarkan tidak kunjung juga datang.

"Situasi yang tentunya kurang menguntungkan. Kita berharap Merah Putih berkibar tinggi dan para pemain tampil maksimal. Ini sudah bicara gengsi dan harga diri melawan tetangga. Bangkit sepakbola Indonesia,semangat menolak menyerah harus dikumandangkan," pungkasnya.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar