Dua Calon Bertarung Pada Musda Ke XV BPD HIPMI Jateng

KBRN, Semarang : Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) ke XV di Hotel Dafam Semarang, Sabtu (29 /1/2022).

Dalam Musda tersebut, nantinya akan ada agenda pemilihan calon ketua umum untuk periode 2022-2025.

Oleh karena itu, sebelum melangkah ke puncak acara Musda, BPD HIPMI Jawa Tengah memperkenalkan dua calon ketua. Yakni Wulan Rudi Prasetyo dan Shoraya Lolyta Octaviana.

Ketua BPD HIPMI Jateng, Billy Dahlan berharap jika keduanya mampu mengaktifkan kembali BPC yang belum aktif dalam kepengurusan.

"Saat ini BPC HIPMI yang aktif di Jawa Tengah ada 31, BPC HIPMI di Jawa Tengah yang belum aktif ada Kota dan Kabupaten Magelang, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Grobogan. Harapannya nanti setelah Musda XV BPC-BPC yang belum aktif itu kepengurusannya bisa dibentuk kembali," jelas Billy saat dimintai keterangan.

Billy mengatakan, kebutuhan akan komunikasi dan intensitas berkumpul menjadi kunci kesuksesan sebuah organisasi membangun gerakan.

Pihaknya berharap, kepada kedua calon penerusnya, untuk melakukan perubahan di tubuh HIPMI Jawa Tengah.

"Tentunya yang dibutuhkan sebuah organisasi adalah komunikasi. Selama pandemi ini, komunikasi tersebut tersendat sehingga kita perlu melakukan perubahan pola komunikasi agar asas keteebukaan bisa optimal," paparnya.

Selama masa pandemi ini, HIPMI telah melakukan program-program pendampingan kepada pengusaha pemula dan UMKM.

Billy merasa, peran pendampingan tersebut perlu ditingkatkan mengingat dampak pandemi kepada pengusaha muda dan UMKM masih terasa hingga saat ini.

"Harapan kita semua bahwa HIPMI bisa menjadi solusi bagi para pengusaha muda untuk eksis bisa terwujud. Apalagi agar mereka keluar dari permasalahan akibat pandemi. Harapannya kita ada di situ untuk bersama-sama mencari solusi," imbuhnya.

Calon nomor urut 1 Wulan Rudy Prasetyo menyampaikan jika sebetulnya visi-misi dia dan caketum kedua hampir sama, yakni ingin memajukan perekonomian Indonesia.

"Kami punya semangat agar wirausaha tidak jatuh dengan badai yang terjadi. Untuk itu kami sepakat dengan kolaborasi yang lebih jauh diutamakan," ucapnya.

Sementara dari caketum nomor 2 yakni Shoraya Lolyta Octaviana berkata, jika kuncinya untuk memajukan perekonomian Jawa Tengah adalah dengan kolaborasi di masa pandemi ini.

Aya, sapaan akrabnya, menegaskan akan membantu kolaborasi baik dengan stakeholder terkait seperti bank dan perusahaan lain maupun dengan Pemerintah.

"Ketua umum itu kan bagaimana membawa kapal berlayar. Untuk itu saya akan berusaha membawa Hipmi menjadi lebih baik agar perekonomian berimbas baik juga," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar