237 Ternak Terjangkit PMK, Disnakkeswan Jateng Ingatkan Jaga Kesehatan Hewan

KBRN, Semarang  :  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya melakukan antisipasi pencegahan terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. 

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan maupun Satgas Pangan Jawa Tengah, ada 237 hewan ternak di Jawa Tengah terindikasi terjangkit PMK.

Kepala Disnakkeswan Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto mengatakan  Disnakkeswan masih berkoordinasi kepada setiap kabupaten/kota di Jateng untuk tetap mewaspadai penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Salah satu diantaranya, untuk mengedepankan konsep menjaga kesehatan pada hewan ternak.

“Itu semua masih gejala-gejala, maka kami terus berkoordinasi dengan satgas pangan, Polda Jateng, terkait PMK ini. Semua pihak mulai dari peternak untuk bisa menjaga kesehatan hewan ternaknya. Upaya itu sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi penyebaran PMK yang sudah ada di daerah lain,” kata Agus saat Siaran Dialog bersama RRI di Programa 1 RRI Semarang, Senin (16/5/2022).

Ia menambahkan apabila ditemukan hewan ternak di Jawa Tengah mengalami Penyakit Mulut dan Kuku untuk isolasi/ dipisah dengan hewan yang lain guna dilakukan perawatan.

“Dari kukunya dirawat, lalu mulutnya diobati dan makanan pada hewan itu harus yang berkualitas. Kemudian para peternak ini juga harus memperhatikan tata kelolanya. Ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja tetapi peternak juga harus ikut bersama-sama mengantisipasi penyakit hewan ini,” ujarnya.

Meski berdasarkan data terdapat beberapa hewan ternak di sejumlah wilayah Jawa Tengah terindikasi/ bergejala penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), namun dipastikan kondisi ini terus membaik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar