Satlantas Polrestabes Semarang Tertibkan Motor Gunakan Knalpot Brong

KBRN, Semarang : Puluhan motor dengan knalpot tidak standar  terjaring penertiban oleh jajaran Satlantas Polrestabes Semarang, Minggu (23/1/2022).

Penertiban dilakukan dilakukan di sepanjang Jalan Pemuda. Saat didatangi petugas, pengendara motor berupaya melarikan diri. 

Dari video  beredar rata-rata pengendara yang melarikan diri diduga anggota klub motor.

Penertiban tersebut dibenarkan oleh Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit.

Sigit menuturkan, penertiban knalpot tidak standar telah dilaksanakan selama dua pekan di semua Polres. 

"Namun bedanya di kami (Satlantas) Polrestabes Semarang tidak di tilang. Cuma membuat surat pernyataan dengan menyerahkan knalpot brongnya," ujarnya.

Menurutnya, pada saat ini Polisi telah merazia 50 kendaraan bermotor yang tidak mengenakan knalpot standar. Rata-rata pengendara terkena razia berasal dari luar kota Semarang.

"Kebanyakan dari luar kota. Tapi ada juga dari Semarang. Namanya juga klub motor," ujarnya.

Dia mengatakan, sasaran tidak hanya anggota klub motor, namun Satlantas Polrestabes Semarang juga menjaring pengendara kendaraan lain yang tidak memasang knalpot standar.

"Tadi informasi dari masyarakat mereka berkumpul. Setelah itu membentuk tim khusus untuk knalpot brong. Tadi tidak dapat semua. Kalau dapat semua bisa sampai 200 kendaraan. Tapi kami tidak ngejar. Yang tertinggal saja kami giring," ujarnya.

Menurut Sigit, pengendara yang terkena tersebut langsung digiring ke pos Satlantas Simpang Lima. Para pengendaraa  yang terkena razia koorporatif saat digiring oleh petugas.

"Mereka sangat manut (nurut). Mereka kami giring menggunakan motornya. Rata-rata pengendara menggunakan motor Ninja," tuturnya.

Sigit menjelaskan selama dua pekan telah merazia sekitar seribu sepeda motor tidak mengenakan knalpot standar. Dirinya menargetkan menertibkan 8 ribu kendaraan tidak mengenakan knalpot standar.

"Setelah banyak nanti kami akan lakukan pemusnahan," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar