BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit Bayarkan Klaim 252 Miliar Rupiah di Tahun 2021

KBRN, Semarang : Realisasi klaim jaminan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Jawa Tengah, hingga akhir Desember 2021 menembus Rp252,7 miliar atau naik dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

"Selama 2021, kami telah menyelesaikan 27.586 kasus terdiri atas Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 18.372 kasus dengan total klaim Rp212,3 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 2.929 kasus (Rp10,7 miliar), Jaminan Kematian 996 kasus (Rp24,1 miliar, dan jaminan pensiun 5.289 kasus (Rp5,4 miliar)," ungkap Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni, Jumat (28/01).

"Jaminan Hari Tua (JHT) mengalami kenaikan dalam pengurusan pencairan di banding tahun sebelumnya. Mungkin imbas dari pandemi sehingga perusahaan yang tidak kuat secara financial akan melakukan pemutusan hubungan kerja atau pengurangan tenaga kerja agar perusahaan tersebut masih dapat ber operasional dengan baik," imbuhnya.

Ditegaskan pula bahwa BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit berkomitmen dan akan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi peserta sebagai wujud hadirnya negara dalam memberikan kepastian perlindungan bagi pekerja seluruh Indonesia ataupun pahlawan devisa.

Menurutnya, sebagian besar pekerja di Indonesia adalah berada di sektor informal sehingga masih banyak mereka yang tidak tersentuh dalam kepesertaan BPJAMSOSTEK.

"Ditahun 2022 ini kami akan lebih gencar dalam melakukan penetrasi kepesertaan terutama dalam sektor informal.

Yang mana di tahun 2021 kami telah bekerja sama dan mendukung juga 16 program unggulan Pemkab Demak, salah satu programnya yakni peningkatan kesejahteraan tenaga honorer dan guru Madin serta mendorong kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Demak," pungkas Imron. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar