Sepakat, Larangan Subsidi BBM Bagi Mobil Mewah

KBRN, Semarang : Pemerintah berencana melarang mobil mewah dalam konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite. Dengan rencana itu, Anggota DPRD Kota Semarang Suharsono turut menanggapi hal tersebut dengan mendukung dan setuju terhadap upaya yang dilakukan pemerintah. 

Suharsono mengatakan, BBM bersubsidi sudah seharusnya diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan, yakni masyarakat kalangan menengah ke bawah. Tentunya, pelarangan itu juga berdasarkan Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan dan Distribusi dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. 

"Pertalite ini termasuk bbm subsidi, artinya sudah seharusnya diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan sehingga bagi yang mampu tentu kita berharap subsidi harus dikurangi bahkan dinolkan," kata Suharsono saat Siaran Dialog Interaktif bersama RRI di Programa 1 RRI Semarang, Jumat (24/6/2022).

Dia menambahkan, dengan kondisi nasional seperti saat ini tentu sangat berpengaruh bagi keuangan negara. Hal itu karena subsidi bbm cukup besar, padahal subsidi untuk bidang yang lain seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya juga membutuhkan. 

"Subsidi yang tidak tepat itu, pertama akan mengurangi hak masyarakat yang membutuhkan, kedua tentu akan menyedot keuangan negara ketika tidak perlu disubsidi kemudian diberikan subsidi. Jadi, saya sangat setuju kalau rencana kedepan ada larangan penggunaan pertalite untuk mobil mewah," ujarnya.

Namun demikian, dia mencatat bahwa kriteria mobil mewah yang dilarang dalam menggunakan bbm bersubsidi dan non subsidi harus diperhatikan oleh pemerintah. Pasalnya, regulasi kriteria terhadap mobil mewah di Indonesia saat ini belum ada. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar