2022, Marketing RFB Semarang Ditarget Target Lebih Tinggi

KBRN, Semarang : Menghadapi tahun baru, seperti biasanya PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang Semarang mengadakan pertemuan membahas strategi marketing tahun 2022 di Nava Hotel Tawangmangu, Jumat - Minggu. Bertajuk “Kick Off Meeting 2022”, sebanyak 90 marketing dari jenjang berbeda-beda hadir dalam pertemuan ini.

Mulai dari level Senior Business Consultant (SBC), Business Manager (BsM), Senior Business Manager (SBM), Executive Manager (EM), Senior Executive Manager (SEM), hingga Vice Branch Manager (VBM).

“Tiap awal tahun, RFB Semarang mengadakan kick off meeting untuk mengevaluasi kinerja perusahaan tahun sebelumnya serta membicarakan program dan strategi marketing di tahun 2022,” terang Pimpinan Cabang RFB Semarang, Mia Amalia.

Dalam pertemuan tersebut, Mia Amalia menerangkan sejumlah capaian RFB Semarang. Di antaranya total volume transaksi sebesar 60.154 lot, naik 31,48 persen dari periode tahun 2020. Setelah pemaparan capaian kinerja tahun 2021, Mia lanjut membuka forum untuk pembahasan program-program yang akan dilakukan RFB Semarang. Satu di antara program yang dibahas ialah pelatihan para marketing.

“Kami akan lebih memasifkan pelatihan untuk para marketing. Pelatihan mulai dari metode analisis pasar secara teknikal maupun fundamental hingga mengenai strategi pemasaran produk atau instrumen perdagangan,” kata Mia.

Marketing kompeten dapat berdampak pada kenaikan transaksi. RFB Semarang pun menetapkan target untuk tahun 2022, yaitu kenaikan volume transaksi bisa menembus 249 persen dan nasabah bisa bertambah menjadi 450 orang.

“Pelayanan tetap menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan yang nyaman untuk calon nasabah, nasabah baru maupun nasabah lama. Edukasi ke para nasabah juga harus terus dimasifkan agar mereka dapat melakukan investasi secara aman dan cerdas,” kata Mia.

Mia juga menjelaskan, RFB Semarang akan terus menggelorakan perdagangan berjangka komoditi (PBK) ke masyarakat. Perusahaan akan rutin mengadakan kegiatan-kegiatan publik untuk edukasi PBK dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi.

“Tiada lupa, RFB Semarang akan senantiasa menjalin silaturahmi dengan media massa, bersama-sama mencerdaskan masyarakat seputar investasi dan PBK,” tutup Mia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar