Parkir Non Tunai Ruas Jalan di Kota Semarang Diujicobakan

KBRN, Semarang : Pemerintah Kota Semarang mendukung program Pemerintah Pusat untuk mengurangi transaksi tunai dengan memulai penerapan transakti menggunakan aplikasi pembayaran nontunai atau secara digital melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS). Salah satunya disektor parkir yang akan memulai uji coba parkir nontunai dibeberapa titik di Kota Semarang.

“Kami telah melakukan pelatihan terhadap 34 juru parkir. Nantinya dilapangan kami siapkan pendamping, 5 juru parkir akan didampingi 1 orang pendamping,” ucap Kepala Bidang Parkir Dinas Perhubungan Kota Semarang Joko Santoso dalam dialog Lintas Semarang Pagi Jumat (28/1/2022).

Saat ini ditahap uji coba masih menggunakan aplikasi QRIS. Kedepannya Joko menjelaskan akan dikembangkan secara bertahap dapat menggunakan e-money.

“Jika masyarakat belum memiliki aplikasi QRIS, maka masih bisa membayar tunai kepada juru parkir, namun juru parkir akan memindahbukukan menggunakan non tunai melalui aplikasi yang telah disiapkan para juru parkir,” tambahnya.

Joko menjelaskan, 34 titik parkir tepi jalan di ruas-ruas jalan di Kota Semarang yang akan diujicobakan diantaranya ruas Jl MT Haryono, Jl Agus Salim, dan sekitar kawasan Pecinan.

“Jalan-jalan yang akan diujicobakan merupakan jalan-jalan yang rata-rata aktifitasnya pagi hingga sore, jika masyarakat dan juru parkir sudah terbiasa maka akan diperluas,” katanya.

Dilokasi yang akan dilakukan uji coba akan dilengkapi rambu yang menunjukan parkir elektronik, selain itu jika selama ini juru parkir mengenakan rompi warna orange Semarangan, untuk juru parkir dilokasi parkir non tunai maka akan mengenak hem batik Semarangan sebagai identitas. Menurutnya penggunaan elektronik parkir pada parkir ruas jalan untuk memastikan masyarakat membayar sesuai tarif yang berlaku, memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir dan berfungsi untuk menertibkan juru parkir liar .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar