Pemkab Kendal Dapat Bantuan 700 Dosis Vaksin PMK

KBRN, Kendal : Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal mulai melakukan vaksinasi hewan sapi.  Vaksinasi ini setelah Pemkab Kendal mendapatkan bantuan vaksin dari pemerintah. 

Vaksinasi sudah dilakukan di 4 lokasi sekaligus, yaitu di Desa Karanganyar dan Blumah (Kecamatan Plantungan), Desa Ngadiwarno (Sukorejo), dan Desa Gondoarum (Pageruyung).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Puji Yuwono mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi tahap satu pada hewan terpapar PMK sebanyak 700 dosis vaksin. Vaksinasi melibatkan empat tim vaksinasi yang masing-masing tim memiliki 5 personel sebagai yang bertugas sebagai screening, vaksinator dan pencatatan. 

"Untuk menekan PMK di Kabupaten Kendal, kami melalukan rapat koordinasi, baik melalui Seksi Keswan dan Kesmavet, UPTD, Puskeswan dan RPH, petugas Puskeswan, petugas pasar hewan, petugas RPH," ungkapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan pemasangan poster PMK di pasar hewan, Puskeswan dan RPH. Juga pembuatan leaflet untuk dibagikan ke peternak dan pedagang ternak sebagai sarana sosialisasi. Kemudian sosialisasi PMK melalui sosial media (GWA, IG) dan sosialisasi PMK kepada pedagang ternak di pasar hewan dan pedagang pengepul. 

"Membuat surat edaran kewaspadaan PMK untuk petugas peternakan kecamatan, petugas RPH, petugas pasar hewan, koordinator penyuluh. Ketujuh melakukan penyemprotan desinfektan di pasar-hewan," jelas Puji.

 

Pihaknya juga menutup akses tidak ada jual beli hewan khususnya sapi di daerah yang sudah terpapar PMK, dan menutup pasar hewan sementara di wilayah Kabupaten Kendal. Tak kalah pentingnya membuat SK Tim Satgas PMK guna pencegahan, pengendalian dan KIE PMK, Rakortek petugas peternakan dan kesehatan hewan tentang PMK.

Melakukan tracking dan surveillans penyakit di kelompok ternak dan peternak mandiri, serta memperketat pemeriksaan antemortem dan postmortem di RPH, serta melakukan vaksin pada hewan di wilayah Kabupaten Kendal. 

 

"Dengan berbagai langkah upaya itu, kami berharap dapat menekan angka sebaran kasus PKM di Kabupaten Kendal, sehingga bisa cepat membaik," harapnya. 

Puji mengatakan, sebanyak 778 hewan sapi di Kabupaten Kendal terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun sebanyak 294 ekor sudah sembuh, yang kondisinya membaik 117 ekor, yang disembelih 13 ekor, dan  mati 4 ekor. Sehingga masih ada 467 ekor kasus aktif. Kasus tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal. "Guna menekan penurunan angka kasus tersebut Pemerintah Daerah gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan dan melakukan vaksinasi," katanya. 

Foto :

Dinas Pertanian dan Pangan Kendal melakukan vaksinasi PMK hewan sapi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar