Anggota Karang Taruna Tidak Boleh Nganggur

KBRN, Semarang : Anggota DPRD Jawa Tengah sekaligus Pembina Karang Taruna Jateng, Baginda Muhammad Mahfuz ingin anggota Karang Taruna di Kabupaten Grobogan tidak menganggur.

Hal itu disampaikan Baginda saat memberi motivasi dalam kegiatan Penguatan SDM dan Kelembagaan Menuju Karang Taruna yang Berprestasi, di Pendapa Kabupaten Grobogan, Sabtu (2/7/2022).

“Jangan sampai ada anggota karang taruna menganggur, atau karena menganggur kemudian makanya jadi anggota karang taruna,” kata Baginda.

Caranya dengan melihat potensi yang ada di Grobogan, misal peternakan. Maka, sambung Baginda, ikut pelatihan peternak agar bisa beternak, sapi, domba, atau kambing.

Dengan demikian, sebagai anggota karang taruna bisa menunjukan kiprahnya di masyarakat dengan menunjukan kemampuan yang bermanfaat khususnya secara ekonomi.

Saat pandemi Covid-19 lanjut Baginda, masyarakat dipaksa untuk memanfaatkan teknologi digital. Mulai belajar, bekerja, dan memesan makanan secara online.

“Kendati digitalisasi menyebabkan aktivitas sosial berkurang, namun jika dimanfaatkan secara bijak akan sangat membantu,” jelasnya.

Hal ini, tambah Baginda, menjadi tugas karang taruna untuk memanfaatkan teknologi digital misalnya untuk promosi potensi dari Kabupaten Grobogan.

“Jika perlu punya divisi khusus untuk mengindentifikasi potensi yang ada di Grobogan sehingga mampu menumbuhkan ekonomi di masyarakat. Untuk itu anggota karang taruna harus mampu berkompetisi,” ujar Baginda.

Menanggapi saran dari Baginda, Bupati Grobogan Sri Sumarni langsung menawari anggota karang taruna di Grobogan untuk mengelola kandang ternak.

“Ada kandang ternak di Kecamatan Wirosari yang mampu menampung sekitar 300 ekor. Silahkan karang taruna mengelolanya, nanti kita carikan bantuan. Bisa juga dikomunikasikan dengan bang Baginda sebagai anggota DPRD Jateng,” ujar Bupati Sri Sumarni.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar