FOKUS: #PPKM

Sektor Batik Kota Pekalongan Mulai Bangkit

KBRN, Pekalongan : Dua tahun masa pandemi Covid-19, memberikan dampak terhadap sektor batik di Kota Pekalongan. Proses produksi dihentikan, beberapa pekerja diliburkan, karena tak ada aktivitas membatik. Kini Kota Pekalongan situasinya semakin kondusi, sektor ekonomi mulai bangkit, termasuk sektor perbatikan.

Ketua Serikat Pengrajin Batik Pasirsari (Serbapas) Kota Pekalongan, Shodiqin saat ditemui di tempat produksinya di Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan mengaku bersyukur karena kasus Covid-19 mulai melandai. "Dua tahun kita dilanda Covid-19, kami masih bertahan dan saat ini kami mulai bangkit. Februari dua tahun yang lalu kami berhenti produksi selama empat bulan, baru bulan Juli setelah lebaran kami produksi lagi," jelas Shodiqin, Senin (17/1/2022).

Dirinya sempat memberhentikan 40 persen pekerjanya selama beberapa bulan. "Kami sangat terdampak, ditambah lagi wilayah Pasirsari ini hampir 90 persen warganya menggantungkan ekonominya pada sektor batik," jelasnya. Situasi memberatkan ini juga dirasakan oleh pengrajin batik lainnya di Pasirsari.

Bahkan, ada pula yang masih belum ada pergerakan atau belum bangkit karena lumpuhnya pemasaran batik. "Terlebih lagi daya beli masyarakat juga ikut menurun," katanya.

Shodiqin menjelaskan kendalanya selama ini yakni dalam pemasaran dan tak adanya kegiatan pameran batik. Shodiqin berharap ke depannya sektor batik dapat pulih kembali sehingga kehidupan ekonomi masyarakat di sini juga meningkat. "Semoga pandemi Covid-19 betul-betul usai, tak ada kasus lagi," pungkas Shodiqin. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar