Jambu Citra Angkat Ekonomi Warga Desa Menawan

KBRN, Kudus : Beberapa desa di Kudus memiliki produk – produk perkebunan yang khas. Salah satunya adalah jambu Citra. Meski jambu Citra sudah banyak ditanam di sejumlah perkebunan atau halaman rumah, namun ada yang memiliki hasil buah yang bagus dan diminati pelanggan dari luar daerah. Adalah Syamsudin effendi yang biasa disapa Pendi. Warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog ini, memiliki produk unggulan yang belum tentu ada di desa lain. Pasaran jambu Citra yang dirawatnya ini tidak hanya laku di lokalan saja tapi sudah menjamah ke kota-kota besar, seperti Bandung dan lebih mendominasi Jakarta.

Pendy menceritakan, jambu citra memiliki cita rasa yang manis dan segar. Ia merawat kurang lebih 20 pohon jambu citra menghasilkan buah jambu super yang mampu tembus dipasaran dan dihargai Rp 60 ribu per kilogram.

”Panen jambu citra ini setahun dua kali, yakni Juni dan Desember. Untuk menghasilkan buah yang super maka harus berani modal besar dalam perawatan mulai dari tumbuh bunga sampai pasca panen. Bila dihitung per pohon dalam sebulan hampir Rp 40 juta. Itu sudah pupuk sampai bayar pekerja yang merawat,” ungkapnya, Jumat (24/6/2022).

Pendy mengatakan, bila memasuki musim panen diambil ke pengepul dari Demak kemudian dijual lagi ke Jakarta. Ada yang langsung ke Jakarta tapi lewat toko. Lebih untung karena setiap lapak bisa muat sampai tiga ton jambu citra.

Ia juga menyampaikan pasaran jambu citra di Jakarta harga jual tembus kisaran Rp 35 ribu per kilogram, kalau lokalan kisaran Rp 25 ribu per kilogram itu yang berisi enam atau lima, dengan ukuran tidak terlalu besar.

”Kalau jambu citra super per kilogramnya hanya isi empat buah harga bisa tembus Rp 60 ribu per kilogram. Sekali panen bisa sampai delapan ton lebih. Sekarang pasarannya tidak hanya di Jakarta tapi juga Bandung dan wilayah Jawa Timur,” ungkapnya.

Pendy mengatakan sebenarnya ada permintaan ke Bali tapi belum bisa dipenuhi, sebab packaging belum siap. Karena perjalanan berhari-hari jambu bisa membusuk,” imbuhnya.

Ia menuturkan jambu citra bisa berkualitas atau tidak tergantung dari perawatan dan cara pemupukan. Termasuk pada saat membungkus jambu dengan kantong plastik putih juga ada teknisnya, kalau asal-asalan belum sampai besar sudah busuk. Satu ranting cukup tiga jambu yang dibungkus, kalau terlalu banyak maka bisa mempengaruhi asupan nutrisi pohon jambu.

”Masyarakat Desa Menawan memang budidaya jambu citra dan sekarang ini menjadi produk unggulan. Saya berharap ada inovasi produk lainnya dari bahan baku jambu citra, misalkan dibuat sirup atau lainnya,” ujarnya. (RK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar