Wonosoco Kembali Diterjang Banjir Bandang

KBRN, Kudus : Dalam waktu hampir satu bulan ini, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan mengalami banjir bandang. Setelah kejadian serupa pada Selasa (2/11/2021) lalu, kini desa yang berada dibawah pegunungan Kendeng kembali diterjang banjir bandang. Kejadian banjir bandang ini akibat hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan Kendeng, Senin (29/11/2021) sore sekitar pukul 17.25 WIB.

Kepala Harian BPBD Kudus Budi Waluyo mengatakan, kawasan di pegunungan Kendeng itu sore tadi (29/11/2021) terjadi hujan deras. Sementara kawasan Kendeng tersebut selama ini memang gundul dan banyak ditanami jagung dan tanaman palawija lainnya. Sudah sering kejadian banjir bandang terjadi di desa ini bila terjadi turun hujan deras. Karena terjadi limpasan air dari kawasan atas  ke sungai di desa itu yang tidak mampu menampung.

“Dalam waktu hampir satu bulan ini di Desa Wonosoco sudah terjadi dua kali banjir bandang. Hal ini karena dipicu hujan deras dikawasan Kendeng. Lahan kritis dikawasan itu menjadi penyebab kejadian ini,” kata Budi Waluyo.

Kejadian tersebut mengakibatkan puluhan rumah terimbas, selain adanya kerusakan juga banyaknya lumpur yang masuk ke rumah warga setempat. Sedikitnya puluhan rumah terendam lumpur serta dua rumah mengalami rusak berat.

Budi mencatat, akibat banjir bandang itu mengakibatkan puluhan rumah terdampak. Yakni RT1/RW1 sebanyak 17 rumah, RT2/ RW1 sebanyak 5 Rumah, RT3/RW1 sebanyak 15 Rumah dan  RT4 /RW1  sebanyak 25 Rumah. Sementara dua rumah yang mengalami kerusakan berat masing – masing milik Yayuk Iriani dan Muhammad keduanya warga RT3/ RW1. Dapur dan perabotan milik Yayuk Iriani terbawa arus banjir bandang. Begitu pula rumah milik Sumarno, untuk dapur dan perabotan serta pondasi rumah juga ikut terseret banjir bandang itu.

“Derasnya banjir bandang itu, membuat dua rumah warga mengalami kerusakan berat. Dari pendataan yang  kami lakukan, kerugian akibat banjir bandang itu mencapai Rp 100 juta. Bahkan lokasi wisata Sendang Dewot juga ikut terdampak,” tuturnya.

Dalam kejadian ini, kata Budi, pihaknya mengirimkan tim relawan dan satu unit mobil tangki. Selain itu, Polisi dan TNI bersama warga setempat dibantu oleh pemdes Wonosoco dan pemdes Berugenjang bahu membahu melakukan kerja bakti.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Hingga pukul 20.30  masih dilakukan pembersihan lumpur didalam rumah warga serta membantu membersihkan dua rumah yang mengalami rusak berat. (Roy Kusuma)          

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar