Berhenti Kerja Di BUMN, Widyo Pramono Jadi Peternak Cacing, Karena Cuannya Menggiurkan

KBRN, Purworejo: Melihat wujud cacing saja sudah terbayang ngeri, apalagi menjumpainya langsung. Cacing tanah bagi sebagian besar orang memang menjadi hewan menjijikkan. Tubuhnya memanjang bertekstur kenyal, gerak-geriknya menggeliat kesana-kemari. 

Namun siapa sangka, Widyo Pramono berpandangan berbeda. Pria 53 tahun asal Purworejo Jawa Tengah ini memilih berhenti bekerja sebagai salah satu petinggi perusahaan plat merah Indonesia, serta memilih beralih menjadi peternak cacing. Karena menurutnya merawat dan membesarkan cacing mampu menghasilkan cuan yang menggiurkan.

"Kebetulan saat saya memutuskan berhenti bekerja  sebagai sales manager di PT Garuda Indonesia, saya tertarik dan memulai merintis sebagai peternak cacing 

Menurutnya  bisnis budidaya cacing sangat prospektif, relatif mudah merawatnya serta tidak banyak membutuhkan biaya. 

"Media dan makanan cacing  murah dan mudah dicari memanfaatkan limbah lingkungan seperti  ampas ketela , ampas tahu serta tletong (kotoran sapi)," ungkap Widyo Pramono di rumahnya yang sekaligus sebagai usaha ternak cacing di Purworejo Senin (17/1/2022).

Jenis cacing yang dibudidayakan oleh Wid, begitu ia biasa disapa, bukanlah jenis cacing biasa. Namun cacing jenis Lumbricus Rubellus. Karena cacing ini banyak manfaatnya. Selain sebagai pupuk juga digunakan sebagai bahan obat dan kosmetik

"Kebutuhan cacing dalam negeri masih tinggi. Mitra saya di Malang juga bekerjasama dengan riset perguruan tinggi untuk kebutuhan eksport," ungkapnya

Menurutnya, budidaya cacing tanah itu sangat mudah, intinya  tidak perlu teori yang mendetail. Cukup ada media , kemudian pakan serta bibit cacing

"Biasanya dengan bibit 40 kg, dalam empat bulan bisa dipanen. Minggu ini kita ternak 10 kilogram, dibiarkan selama dua bulan, lalu kita panen sekitar 50 kilogram, jadi bisa mencapai 5 kali lipat. Dan tentunya dengan perawatan yang betul-betul atau serius. Mudah tapi harus detail," jelasnya

Kedepan pria yang pernah tinggal di Lhoksemauwe Aceh dan Medan Sumatera Utara 18 tahun ini akan memperluas area ternaknya

"Budidaya cacing ini manfaatnya luar biasa dan prospektif sebagai bisnis masa depan," ungkapnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar