Dr Sudharto : Manusia Dan Hewan Dibedakan Oleh Budaya

KBRN, Semarang : Pemerhati Budaya Dr Sudharto MA menyoroti pelestarian budaya dikalangan muda. Pendidikan budaya dikalangan muda terlebih sejak dini, diperlukan untuk mendidik toleransi dan saling menghargai.

“Sejak kecil anak-anak kita, saudara kita perlu diberitahu. Kita orang Jawa punya budaya begini, orang Batak budayanya begini. Agar ketika dewasa dapat saling menghargai,”  kata Sudharto ketika Sarasehan Budaya dengan tema bersinergi melestarikan budaya di era globasisasi, Jumat (10/9/2021).

Pembina  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tersebut menilai, budaya merupakan tumpuan bangsa Indonesia agar harmonis dan damai. Manusia dan hewan menurutnya, secara hakikat sama namun dibedakan oleh budaya sehingga tercipta kehidupan harmonis dan indah.

“Budaya akan menciptakan kehidupan. Kalau hidup, hewan juga hidup. Tapi kita manusia mempunyai budaya, cara yang membedakan dengan hewan. Sehingga budaya merekatkan antar satu dengan yang lain,” jelasnya.

Sementara itu pemateri lainnya Dosen Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Danusiri MAg memaparkan, budaya dari sudut pandang Agama Islam. ia menjelaskan, budaya merupakan ekspresi manusia dalam melaksanakan perintah Tuhan Yang Maha Esa.

“Budaya ekspresi seorang hamba dalam menerapkan perintah Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wahyu dari Tuhan diterima Nabi dan diajarkan kepada para sahabat hingga ke para ulama. Dalam menerapkan ajaran Tuhan, ekspresi setiap daerah dan dinamakan budaya.

“Selama budaya masih selaras dengan perintah agama itu dibolehkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun (Kepsta) RRI Semarang Nazwin Achmad mengatakan, sebagai pengelola media RRI mempunyai tanggung jawab melestarikan budaya. Melalui programa 1, 2 dan 4 pihaknya mempunyai wadah untuk menampilkan kebudayaan Indonesia dalam setiap siaran.

“Prosentase konten budaya di programa 1, 2 dan 4 berbeda beda. Namun dipastikan, budaya mendapat tempat di setiap siaran RRI,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar