Pedagang Pecel Cantik Depan Pasar Mranggen Ramai Pembeli, Buka Setiap Malam

KBRN, Demak : Dinginnya udara malam berpadu dengan lalu lalang kendaraan, menyelimuti ruas jalan Semarang-Purwodadi. Di jalan tersebut, tepatnya didepan Pasar Mranggen, tampak sebuah lapak penjual pecel yang tampak begitu ramai diserbu pembeli.

Puluhan orang datang naik motor dan mobil terpakir memadati lapak pedagang pecel cantik di kawasan Mranggen.

Octavia Dwi Jayanti, pedagang pecel dan aneka masakan khas Jawa mengaku mulai menggelar dagangannya sejak pukul 22.00 WIB hingga menjelang subuh. "Tiap hari, kecuali Minggu mulai jualan dari jam 22.00 sampai 4.30 WIB menjelang subuh," ungkap wanita yang akrab disapa Mbak Yaya sembari menyiapkan pesanan pelanggan, Rabu (4/8/2021).

Aneka jenis makanan tradisional seperti pecel, rames, krecek, dan berbagai pilihan lauk pauk dapat dinikmati pembeli untuk sekadar mengisi perut. Situasi padatnya arus lalu lintas jalan utama Semarang - Purwodadi tak menyurutkan niat pembeli untuk datang ke warung makan Mbak Yaya. Alhasil, warungnya pun tak pernah sepi.

Ia mengatakan, dalam semalam pendapatannya tak pernah kurang dari Rp 500 ribu rupiah, bahkan sering kali pernah mampu mengantongi Rp 1 juta sampai Rp 3  juta rupiah dalam semalam.

 "Kalau pendapatan ya pasang surut, tapi yang penting tetap disyukuri," lanjutnya

Wanita cantik mahasiswi tingkat akhir di Fakultas Ekonomi Universitas Semarang ini berjuang tak kenal lelah. Berkat jerih payahnya menjajakan dagangannya hingga pagi buta ditengah dinginnya udara malam yang begitu menusuk tulang tiap harinya,  dia mampu membiayai adiknya yang kini masih berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Saat ini masih nyambi kuliah ngambil kelas Sabtu-Minggu di USM. Dengan jualan ini juga bisa ikut biyaain pendidikan adik yang masih usia 17 tahun," tuturnya.

Menurut dia, tekat bulat dan menepis rasa malu menjadi pemantik semangatnya untuk menjadi teladan bagi generasi muda dalam berwirausaha. "Pokoknya terus semangat dan jangan pernah malu untuk menjadi sukses," ujar gadis berusia 22 tahun sambil tersenyum manis.

Seorang pengunjung, Sandi Aji tampak sedang menikmati nasi pecel krecek menu andalan Mbak Yaya. Aji mengaku tak pernah lupa untuk singgah mana kala dirinya melintas didepan Pasar Mranggen. Dirinya menilai, cita rasa dari nasi pecel krecek yang kental dengan rasa gurih di padukan rasa manis dari sambal kacang membuatnya jatuh hati.

"Selain harganya yang cocok untuk kalangan pelajar, rasanya bikin ketagihan. Kesini sih biasanya pas dari Semarang. Lagipula menunya juka banyak banget pilihannya jadi nggak bosenin," jelasnya.

Pembeli lain, Sutejo yang sedang bercengkrama sembari menikmati suasana Mranggen di malam hari menerangkan paras cantik dari sang penjual menjadi daya tarik dan membuatnya seringkali menghabiskan waktu di lapak milik Yaya.

"Penjualnya cantik, ramah, jadi sampai dini hari selalu ramai. Kadang juga kalau tengah malam lapar sering mlipir kesini," katanya di iringi tawa kecil dari raut wajahnya.

Pembeli cukup merogoh kocek berkisar antara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu untuk bisa mendapatkan seporsi makanan, dengan variasi menu dan aneka jenis lauk. Menu ini cukup untuk mengisi perut para pemburu kuliner malam di batas Kota Wali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar