Kota Semarang Level 1 PPKM, Omzet Penjualan Lunpia Merangkak Naik

KBRN, Semarang : Setelah Kota Semarang berada PPKM di level 1, omzet para pedagang makanan khas Semarang seperti lunpia mulai merangkak naik .

Seperti pedagang lunpia yang berada di Jalan MT Hariyono atau lebih dikenal Jalan Mataram sudah mulai merasakan kenaikan omzet .

Salah satu pedangan lunpia mataram Hari mengaku berjualan lumpia sejak tahun 1994 lalu, meneruskan usaha dari orang tuanya. Omzetnya sudah mulai merangkak naik sejak sekitar sebulan lalu.

“Sebelum adanya pandemi omzet dalam sehari bisa mencapai Rp 3 juta, namun dengan adanya pandemi omzetnya menurun drastis, bahkan pernah seharian tidak ada yang beli. Dengan kondisi Kota Semarang saat ini yang berada di PPKM level 1, omzet  sudah mulai meningkat antara Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu,” ungkap Hari kepada rri.co.id pada Sabtu (6/11/2021).

Sementara itu, salah satu pembeli Arif mengaku membeli lunpia untuk oleh-oleh kerabat yang berada di luar Semarang.

“Oleh – oleh lunpia dipilihnya karena saudaranya cocok dengan lumpia yang dinilai mempunyai cita rasa tersendiri. Setiap berkujung ke rumah saudara saya selalu membawa lunpia untuk saudara,” katanya.

Dia mengungkapkan, soal harga lunpia sudah cenderung mahal, namun harga tersebut sepadan dengan rasa lunpia Mataram. Biasanya, ia membeli lumpia basah atau vacum sebagai buah tangan untuk kerabatnya di luar kota karena dinilai lebih tahan lama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar