Goa Kreo Mulai Ramai Pengunjung

KBRN, Semarang : Goa Kreo menjadi satu destinasi wisata yang sarat akan cerita dan legenda. Dulunya goa ini berhubungan dengan sejarah Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Pulau Jawa.

Selain menyimpan sejarah, disini hidup banyak kera liar yang hidup di alam bebas, namun tetap dilindungi. 

Sejak resmi beroperasi 19 Agustus lalu, destinasi ini ramai pengunjung hanya di hari Minggu. 

"Pas libur Maulid Nabi kemarin tercatat ada 600 pengunjung. Kalau pas Minggu itu bisa sampai 900 sampai 1.000 pengunjung," kata Kepala UPTD Kreo Mamit Sumitra, kepada rri.co.id, Sabtu (23/10/2021).

Kondisi ini terjadi lantaran wisatawan masih waspada untuk bepergian. 

Untuk jumlah pengunjung di hari normal, Mamit mengatakan berkisar 100 sampai 150 pengunjung. 

Pengunjung yang datang pun, kata dia, tak hanya berasal dari Kota Semarang saja, namun juga dari beberapa kota sekitar. 

Setelah PPKM di Kota Semarang turun ke level 1, pembatasan pengunjung pun mengikuti aturan sebesar 75 persen. 

"Kapasitas pengunjung maksimal mengikuti aturan dari Pemkot, tapi selama ini masih di belum mencapai kapasitas maksimal," terangnya.

Kendati masih minim pengunjung, namun momen itu justru menjadi magnet bagi sebagian mereka. 

"Malah keindahan dapat terekspose, lagi pula tempatnya bersih dan terawat," ungkap Abdul Rosyid, wisatawan asal Jepara.

Sementara itu, Siti pengunjung asal Semarang berharap kondisi segera normal. Pasalnya, dengan kondisi pengunjung yang sepi ia merasa tak nyaman. 

"Malah pengennya ramai banyak wisatawan jadi suasana tidak sunyi seperti ini," ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00