Sendang Wuluh, Mata Air Tak Pernah Kering di Hutan Jragung

KBRN, Demak : Desa Jragung terkenal sebagai ikon pariwisata baru di Demak, Jawa Tengah. Menyuguhkan pemandangan alam perbukitan, serta terdapat sungai yang sering menjadi jujukan. 

Uniknya di desa ini terdapat sebuah mata air, masyarakat menyebutnya "Sendang Wuluh". Istimewanya, mata air ini tak pernah kering dan menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar. 

Lokasinya berada di Dusun Karanggondang, tepatnya berada di dalam kawasan hutan jati.  Akses untuk menuju ke mata air ini, pengunjung dapat menyusuri jalan setapak dengan pemandangan berupa sawah penduduk sejauh mata memandang. 

Mata air berupa kubangan berada di lembah, untuk sampai ke lokasi pengunjung mesti menuruni puluhan anak tangga. 

Konon masyarakat percaya khasiat dari mata  air ini. Tak heran, saat akhir pekan banyak wisatawan membanjiri destinasi wisata baru tersebut. 

"Banyak masyarakat sekitar, bahkan luar daerah yang percaya khasiat dari mata air ini," kata Pengelola Wisata Sendang Wuluh Suwandi kepada RRI.co.id, Sabtu (20/11/2021).

Daun jati kering yang berguguran pun menjadikan suasana di sekitar layaknya musim gugur di luar negeri. 

Selain itu, di lokasi seluas 20,7 hektare wisatawan dapat menikmati pemandangan melalui beberapa spot foto yang di sediakan. 

"Terdapat gardu pandang supaya pengunjung leluasa melihat pemandangan. Dari atas bukit, wisatawan bisa melihat pemandangan empat kabupaten yakni Grobogan, Demak, Semarang, dan Ungaran," tuturnya

Kepala Desa Jragung Edi Susanto menjelaskan, semula untuk mengembangkan wisata ini berawal dari inisiatif para pemuda desa untuk menggali potensi desa. 

"Tujuan utama menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi warga untuk mendapatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Sebab, desa Jragung menjadi satu-satunya desa di Karangawen yang tidak punya PADes," jelas Edi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar