HUT ke-50, KORPRI Diminta Berkontribusi Tangani Covid-19 dan Bencana

KBRN, Pekalongan : Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Kota Pekalongan berlangsung khitmad. Ratusan Apatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengikuti upacara peringatan HUT KORPRI dan HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2021 yang mengusung tema “ ASN Bersatu, KORPRI Tangguh dan Indonesia Tumbuh” di Halaman Setda Kota Pekalongan, Senin (29/11/2021).

Upacara peringatan HUT  KORPRI dan DWP tersebut dipimpin oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Hj Sri Ruminingsih SE MSi, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SIP, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi SIK, Kepala OPD terkait, dan sebagainya.

Wali kota yang akrab disapa Aaf itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap keluarga KORPRI yang telah mengemban tugas dan pengabdian selama ini kepada negara khususnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu, Aaf menekankan, mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, KORPRI  diminta terus memberikan kontribusinya dalam membantu penanganan Covid-19. 

“Pada tahun 2021 ini, KORPRI memperingati HUT ke-50, artinya KORPRI sudah memberikan kontribusi selama setengah abad di mana perjuangan ini harus diteruskan dan ditingkatkan. Hampir 2 tahun ini, kerja keras dan gotong-royong KORPRI  sungguh luar biasa dalam melawan pandemi Covid-19, bekerjasama saling menguatkan agar pandemi ini bisa segera berakhir dan mampu memulihkan ekonomi seperti sedia kala,” tuturnya.

Aaf bersyukur, KORPRI telah mengambil peran dalam membagikan bantuan sembako dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak pandemi seperti para pedagang kaki lima, masyarakat kurang mampu lainnya seperti tukang becak, sopir, pemulung, dan sebagainya.

Pihaknya juga menginginkan keluarga besar KORPRI bisa selalu bersinergi dengan pemerintah maupun Forkopimda untuk meningkatkan pelayanan dan terus berinovasi dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Pekalongan terutama dalam menangani bencana banjir dan rob yang saat ini tengah melanda beberapa kelurahan di Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah dalam menghadapi situasi dan kondisi luar biasa yang lain di Kota Pekalongan seperti bencana banjir dan rob, mudah-mudahan KORPRI bisa membantu semaksimal mungkin melalui KORPRI Peduli,ASN Peduli yang selama ini kita lakukan. Intinya adalah kita bersinergi dan kegiatan maupun program-program KORPRI ini adalah difokuskan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua KORPRI Kota Pekalongan Drs Slamet Prihantono MM menjelaskan, dalam rangka HUT KORPRI ini, jajaran KORPRI telah mengadakan sejumlah kegiatan baik kegiatan sosial, kegiatan perlombaan antar instansi, serta kegiatan puncak berupa upacara dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

“Kegiatan sosial yang kita lakukan yaitu memberikan bantuan untuk mendorong tercapainya target vaksinasi bagi lansia. Jadi kita membantu 400 paket sembako yang diperuntukkan khusus lansia, tetapi jumlah tersebut bisa saja bertambah jika memang diperlukan. Disamping itu, karena ini  di Kota Pekalongan di beberapa wilayah sudah ada pengungsi banjir dan rob, kita juga akan berpartisipasi membantu mereka maupun bagi masyarakat yang berdiam di rumah tetapi tidak bisa kerja atau beraktivitas lainnya karena dilanda kebanjiran. Kita akan koordinasikan dengan dinas terkait kiranya bantuan apa yang diperlukan mereka khususnya bagi mereka yang tinggal di beberapa kelurahan yang masih tergenang,” ungkap Totok, sapaan akrabnya.

Totok berpesan kepada jajaran ASN yang tergabung dalam keluarga KORPRI ini,pada momentum HUT KORPRI ke-50 diharapkan selain meningkatkan profesionalitas di tugasnya masing-masing, KORPRI diminta untuk bisa peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sudah mengumpulkan dana selama 2 tahun berturut-turut ini yang senantiasa kita perbantukan bagi masyarakat baik itu korban banjir, penanganan Covid-19 berupa bantuan paket sembako,nasi bungkus,obat-obatan,uang tunai,dan sebagainya yang menyasar kepada warga kurang mampu diantaranya tukang becak, sopir, pedagang UMKM yang terdampak Covid-19 maupun warga lain yang dipandang perlu dibantu,” pungkas Totok. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar