Ribuan Umat Budha Ikuti Kirab Waisak dari Candi Mendut

KBRN, Magelang : Ribuan umat Buddha bersama para bhikkhu dari sejumlah majelis dewan sangha  melakukan kirab Waisak 2566 BE/20 22 dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dan melewati Candi Pawon, Senin (16/6/2022). Prosesi kirab tersebut  dilepas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dari Candi Mendut, sekitar pukul 07.15 WIB.

Di barisan terdepan drum band dan diikuti rombongan pembawa perlengkapan puja bakti Waisak, seperti relik sang Budha Gautama, air berkah , api dharma dan juga Tripitaka. Kemudian  disusul pembawa gunungan hasil bumi, seperti padi, buah-buahan dan juga sayur mayur

Di sepanjang jalan yang dilalui sejauh tiga kilometer, bhikkhu yang ada di perahu relij Sang Budhha yang memercikan air suci ke umat dan warga yang ada di sepanjang jalan yang dilalui.

Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia (Mahabudhi), Bhukkhu Samata Kusala Mahasthavira mengatakan, Candi Mendut dan Candi Borobudur merupakan dua candi di Kabupaten Magelang yang dijadikan untuk prosesi Waisak.

Ia mengatakan, prosesi kirab Waisak sepanjang tiga kilometer dari Candi Mendut menuju ke Candi Borobudur, merupakan salah satu cara menyucikan pikiran melalui jalan meditasi.

“Meditasi itu ada dua hal. Yakni, yang bergerak dan yang tidak bergerak. Yang tidak bergerak dengan duduk diam, sedangkan yang bergerak yakni berpradaksina atau jalan kaki,’’ katanya.

Menurutnya, selama berjalan kaki dari Candi Mendut sampai Candi Borobudur, para umat  tetap fokus bermeditasi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai melepas peserta kirab Waisak mengatakan, antusias warga untuk menyaksikan prosesi kirab Waisak sangat tinggi, karena sudah dua tahun tidak ada arak-arakan.

“Tentu saja masyarakat menyambut bahagia, karena kita semua rindu pada perayaan besar semacam ini. Ya mudah-mudahan semua lancar, karena perayaan Waisak ini kan prosesinya panjang sampai puncaknya nanti malam," ujarnya.

Ganjar mengatakan, setidaknya setelah dua tahun pandemi, sekarang masyarakat Budha sudah bisa merayakan Waisak dengan meriah, meskipun  jumlah pesertanya masih dibatasi sebanyak 1.200 orang. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar