Pemkab Kendal Dapat Bantuan 700 Dosis Vaksin PMK

KBRN, Kendal : Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal mulai melakukan vaksinasi hewan sapi.  Pelaksanaan vaksinasi ini setelah Pemkab Kendal mendapatkan bantuan vaksin dari pemerintah. 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal Puji Yuwono mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tahap satu pada hewan terpapar PMK sebanyak 700 dosis vaksin. Vaksinasi melibatkan empat tim yang masing-masing tim memiliki 5 personel sebagai yang bertugas sebagai screening, vaksinator dan pencatatan. 

"Untuk menekan PMK di Kabupaten Kendal, kami melalukan rapat koordinasi, baik melalui Seksi Keswan dan Kesmavet, UPTD, Puskeswan dan RPH, petugas Puskeswan, petugas pasar hewan, petugas RPH," ungkapnya.

 

Pihaknya juga menutup akses tidak ada jual beli hewan khususnya sapi di daerah yang sudah terpapar PMK, dan menutup pasar hewan sementara di wilayah Kabupaten Kendal. Tak kalah pentingnya membuat SK Tim Satgas PMK guna pencegahan, pengendalian dan KIE PMK, Rakortek petugas peternakan dan kesehatan hewan tentang PMK.

Melakukan tracking dan surveillans penyakit di kelompok ternak dan peternak mandiri, serta memperketat pemeriksaan antemortem dan postmortem di RPH, serta melakukan vaksin pada hewan di wilayah Kabupaten Kendal. 

 

"Dengan berbagai langkah upaya itu, kami berharap dapat menekan angka sebaran kasus PKM di Kabupaten Kendal, sehingga bisa cepat membaik," harapnya. 

Puji mengatakan, sebanyak 778 hewan sapi di Kabupaten Kendal terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun sebanyak 294 ekor sudah sembuh, yang kondisinya membaik 117 ekor, yang disembelih 13 ekor, dan  mati 4 ekor. Sehingga masih ada 467 ekor kasus aktif. Kasus tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal. "Guna menekan penurunan angka kasus tersebut Pemerintah Daerah gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan dan melakukan vaksinasi," katanya. 

Foto :

Pelaksanaan vaksinasi PMK untuk hewan sapi oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kendal 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar