Satlantas - PMPR Gelar Art Policing, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas

KBRN, Rembang : Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas pengendara roda dua dan empat, Satlantas Polres Rembang tak henti-hentinya mengadakan sosialisasi Implementasi Art Policing.

Seperti pada hari libur atau Minggu (3/7/2022) di alun- alun Rembang.

Pada kegiatan yang berkolaborasi dengan Perkumpulan Masyarakat Peduli Rembang (PMPR), Satlantas mengundang komunitas otomotif, klub senam. Selain itu pengrajin batik tulis Lasem juga dihadirkan untuk meramaikan kegiatan itu.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Dwi Panji Lestari mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Pihaknya sengaja menggandeng banyak pihak yang kali ini perwakilan penghobi otomotif Paguyuban Mobil Rembang (Pamor) dan pengrajin batik tulis sebagai kearifan lokal di Rembang.

Kasatlantas berharap, dari kegiatan ini bisa menanamkan budaya tertib berlalu lintas dan masyarakat bisa lebih mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Harapannya dari kegiatan yang kita selenggarakan ini bisa getuk tular warga yang hadir bisa ikut bantu menyebar luaskan tentang tertib berlalu lintas, membudayakan keselamatan dalam berkendara sehingga bisa menekan angka kecelakaan," terangnya.

Di lokasi acara warga yang hadir bisa melihat langsung proses membatik karena di sediakan space tersendiri di sebelah panggung utama.

Selanjutnya selain melihat mobil- mobil antik dan yang telah dimofikasi, mereka juga berolahraga dan berjoged dangdut bersama.Di setiap jeda sesi senam maupun lagu, petugas dari Satlantas termasuk Kasatlantas berganti memberikan sosialisasi dan himbauan tentang tertib berlalu lintas. Hadiah juga diberikan kepada mereka yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua PMPR, Moch Arief Z mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan semacam ini sangat penting karena menyangkut nyawa.

"Ya karena kegiatan seperti menurut kami sangat penting mas, untuk mengurangi tingkat kecelakaan. Ini menyangkut nyawa seseorang jika terjadi kecelakaan, untuk itu perlu di sosialisasikan terus dan saling mengingatkan akan pentingnya tertib lalu lintas dan kalau berkendara harus hati- hati yang utama keselamatan karena keluarga menunggu di rumah, " ungkap Ketua organisasi yang aktif di bidang sosial kemasyarakatan ini.

Pecinta mobil classic, Angga Koesuma warga Desa Tireman Kecamatan Rembang yang hadir bersama anak dan istri menyambut baik acara tersebut. Mengingat minggu pagi biasanya banyak orang yang berolahraga dan kulineran di alun- alun.

"Jika ada acara seperti ini tentu buat kami seperti hiburan, tidak bosan ada hiburannya. Terlebih ada pesan yang disampaikan, dalam hal ini ketertiban berlalu lintas, ini juga penting untuk kita semua agar lebih berhati hati dan tidak sembarangan di jalan," tandasnya. (MCS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar