BPJS Kesehatan Wajibkan Faskes Aktifkan Kanal Informasi dan Pengaduan Peserta

KBRN, Semarang : Menapaki tahun kesembilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan memahami kebutuhan peserta tidak hanya pelayanan kesehatan, namun akses penyampaian informasi dan penyampaian pengaduan terkait Program JKN ini terpenuhi.  Berbagai inovasi dan kanal pelayanan peserta secara rutin diluncurkan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan peserta, salah satunya melalui Aplikasi Saluran Informasi dan Penanganangan Pengaduan (SIPP).

“SIPP yang diterapkan di seluruh fasilitas kesehatan ini diharapkan menjadi sarana menampung informasi dan pengaduan dari peserta. Kami juga sebelumnya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat yang telah memiliki kanal tersendiri sehingga ke depannya kanal informasi dan pengaduan ini dapat kita sinergikan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Andi Ashar, Jumat (1/7/2022).

Dia menjelaskan, dalam penyelenggaran Program JKN, setiap pihak memiliki peran yang penting utamanya fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada peserta termasuk pemberian informasi dan penanganan pengaduan. Apalagi per Juni 2022,  sebesar 98,2% penduduk Kota Semarang telah terdaftar sebagai peserta JKN sehingga pihaknya secara rutin akan melakukan pemantauan dan evaluasi bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas pelaksanaan Aplikasi SIPP ini. FKTP sebagai ujung tombak pelayanan Program JKN, diharapkan dapat membentuk ekosistem yang sehat untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat, khususnya peserta JKN.

“Peserta tidak perlu ragu menyampaikan keluhan kepada fasilitas kesehatan. Kami berharap dengan tuntasnya informasi dan pengaduan masyarakat secara efektif, efisien dan terukur, tagline dengan sinergi dan kolaborasi bersama memberikan pelayanan paripurna bagi masyarakat Kota Semarang ini dapat terwujud,” ucapnya.

Sejalan dengan BPJS Kesehatan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Nugroho Edi Riyanto mendukung penuh adanya Aplikasi SIPP BPJS Kesehatan. Besar harapannya kanal pelayanan ini justru meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh FKTP.

“Seperti yang disampaikan, kami juga punya kanal-kanal informasi dan pengaduan di puskesmas. Sudah kita buka ''Lapor Puskesmas melalui Whatsapp bahkan di Kantor Dinas Kesehatan masing-masing sub bidang juga telah ada. Kebetulan ini BPJS Kesehatan juga punya tentunya ini sangat membantu,” ujarnya.

Edi pun berpesan agar klinik dan Puskesmas berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Sinergi antara FKTP, BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan diharapkan meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan itu sendiri.(dw/hm)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar