Stikes Kendal Gelar Wisuda Secara Luring Terbatas

KBRN, Kendal : Sebanyak 160 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kendal mengikuti Wisuda ke-17 dan Pengambilan Sumpah Profesi Ners ke-14  Tahun 2021. Wisuda yang digelar di pendapa Tumenggung Bahurekso pada Sabtu (30/10/2021) dilakukan secara luring terbatas, tanpa dihadiri orang tua atau pendamping. Untuk orang tua dan undangan bisa menyaksikan melalui streaming YouTube.

Ketua Stikes Kendal, Yulia Susanti mengatakan, karena kondisi pandemi, maka wisuda belum bisa dilakukan sepenuhnya luring. Wisudawan itu dari berbagai program seperti Sarjana Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana Farmasi, Diploma 3 Farmasi, dan Profesi Ners.  Wisuda dilakukan sesuai protokol kesehatan, dengan menjaga jarak dan mahasiswa yang wisuda harus sudah divaksin. "Wisuda tahun 2021 diselenggarakan dengan luring terbatas, karena dengan kondisi pandemi saat ini, sehingga belum bisa melaksanakan sepenuhnya luring, namun untuk orang tua dan tamu undangan menyaksikan secara daring," jelasnya, Sabtu (30/10/2021).

Yulia mengatakan, masa setelah wisuda merupakan tantangan besar di dunia kerja, sehingga harus siap untuk menjadi tenaga profesional. "Setelah wisuda juga hy siap untuk mengaplikasikan diri sebagai tenaga kesehatan," ucapnya.

Ada 4 program studi, yakni Program Studi Sarjana Keperawatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, D3 Farmasi, Sarjana Farmasi dan Profesi Ners. Selama masa pandemi, para mahasiswa, tenaga kependidikan  dan semua civitas akademik Stikes Kendal menjadi relawan vaksinator Covid. Stikes Kendal juga mengadakan penelitian dan pengabdian masyarakat tentang Covid-19. 

Saat ini, Stikes Kendal sedang mempersiapkan untuk  perkuliahan tatap muka, yang rencananya akan dimulai pada pertengahan November mendatang. Untuk perizinan dari Satgas Covid Kabupaten sudah turun, tinggal menyelesaikan vaksinasi terhadap mahasiswa. Pasalnya salah satu persyaratan PTM, seluruh mahasiswa harus sudah divaksin  dosis kedua. "Sekarang ini baru 80 persen yang sudah menjalani vaksinasi, dari jumlah total 446 mahasiswa," katanya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, setelah wisuda harus membuktikan dan menunjukkan kiprahnya sebagai seorang tenaga kesehatan di tengah masyarakat. Wisuda ini bukanlah sebagai akhir dari suatu proses perjalanan pendidikan, namun sebagai awal dari tanggung jawab yang harus diperjuangkan pada masa berikutnya.

Bupati mengingatkan, bahwa di era sekarang ini adalah era yang serba cepat perubahan, sehingga harus mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi secara cepat tersebut. "Apabila tidak bergerak, maka akan terlindas dan tertinggal, dengan perkembangan dan perubahan yang begitu cepat," tegasnya.

Kepada Ketua dan segenap pengurus STIKES Kendal, Bupati berharap, agar terus berinovasi dan berkreasi dalam memperbaiki dan mengembangkan proses kegiatan belajar mengajarnya agar dapat menghasilkan lulusan atau tenaga-tenaga kesehatan yang profesional serta mereka mampu bersaing di dunia kerja di era Industri 4.0 sekarang ini. Untuk itu perlu juga dibangun kemitraan dengan berbagai pihak yang lebih luas. "Kemitraan ini agar dapat lebih memperluas peluang pekerjaan bagi para lulusannya," pungkasnya.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar