UMKABA Kembangkan Kampus Pusat di Weleri

KBRN, Kendal : Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) mulai mengembangkan gedung kampus di Weleri Kendal yang diawali dengan peletakan batu pertama pembangunannya pada Sabtu (21/5/2022). Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Ketua PD Muhammadiyah Kendal dan Batang, Rektor Umkaba, Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, Bupati Kendal dan Bupati Batang serta Kepala Kesbangpol Jawa Tengah yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

 

Umkaba telah mendapatkan ijin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor : 257/E/O/2022 tanggal 8 April 2022. Sekarang memiliki 3 kampus, yakni kampus utama di sebelah RSI Muhammadiyah Kendal, kampus di Jalan Pemuda Kendal dan kampus STKIP di Batang.

 

Pengembangan UMKABA selanjutnya akan dipusatkan di Kampus II di Jalan Arrahmah Ngasinan Weleri yang berdekatan dengan RSI Muhammadiyah yang menempati tanah seluas 16.330 meter persegi. Pada tahap awal akan dilakukan pembangunan Ruang Rektorat, Ruang Pertemuan Ruang Dosen dan Laboratorium di Lantai I, Ruang Perpustakaan, Laboratorium Komputer dan R. Penjaminan Mutu di Lantai II dan Lantai III untuk Ruang Perkuliahan. Anggaran pembangunan tahap I sebesar Rp 12.599.353.000.

 

Pada tahun akademik 2021/2022 semua prodi sudah menerima pendaftaran mahasiswa baru dan perkuliahan dilaksanakan, baik di Kampus Kendal maupun Kampus Tersono Batang.

 

Rektor Umkaba, Dr Hj Sri Rejeki mengatakan, Umkaba sudah memiliki 10 program studi (prodi), yakni 4 Program Studi Kesehatan dan 6 Program Studi Sosial. Untuk Prodi Kesehatan meliputi Prodi S1 Keperawatan, Prodi S1 Gizi, Prodi Ners dan Prodi D3 Keperawatan, yang akan menjadi Fakultas Kedokteran. Kemudian Prodi Bahasa Inggris dan Prodi PGSD akan menjadi Fakultas Pendidikan. Untuk 4 prodi lainnya, yakni Manajemen, Akuntansi, Informatika, dan Prodi Hukum. "Di tahun ini sedang dipersiapkan untuk membuka Program Studi Profesi Gizi," katanya.

Sementara itu, Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, dr Suhadi mengatakan, kolaborasi dengan Umkaba akan terus ditingkatkan, yakni RSI Muhammadiyah Kendal sebagai tempat pendidikan utama bidang kesehatan di Umkaba yang saat ini sudah mempunyai jurusan di bidang kesehatan, yaitu keperawatan, kebidanan, profesi ners. Dalam waktu dekat akan menambah satu prodi keperawatan anestesi. "Targetnya, dalam waktu lima tahun ke depan Umkaba bisa mempunyai Fakultas Kedokteran, maka RSI sudah menyiapkan sebagai home base pendidikan untuk Umkaba," katanya. 

 

Dokter Suhadi menjelaskan, salah satu syarat bisa membuka Fakultas Kedokteran, maka RSI harus menjadi rumah sakit tipe B Pendidikan. Targetnya di tahun 2022 sudah naik kelas menjadi rumah sakit tipe B dan tahun 2023 mempunyai akreditasi internasional bintang 6. "Setelah itu bisa naik ke tipe B Pendidikan, sehingga bisa dijadikan sebagai home base untuk pendidikan di Umkaba," jelasnya. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto memberikan apresiasi yang sangat positif pembangunan gedung baru Umkaba. Bupati berharap, agar Umkaba ke depan bisa ditingkatkan terus kualitasnya, khususnya tenaga pendidiknya, sehingga bisa memberikan kemudahan bagi banyak warga Kendal supaya bisa lulus sampai S1. "Harapannya, Umkaba bisa terus maju dan makin baik ke depannya, dan Pemkab Kendal juga siap bekerja sama dengan memberikan beasiswa bagi pelajar Kendal untuk kuliah di Umkaba," katanya.

 

Bupati Dico juga mendukung dengan rencana RSI Muhammadiyah menjadi rumah sakit tipe B. Pasalnya sejalan dengan fokus pemerintah di bidang kesehatan. Harapannya dengan menjadi rumah sakit ke tipe B, maka pelayanan semakin baik. "Kami berharap, RSI ini ke depan makin bagus," ujarnya. 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar