PMI Se-Jateng Diminta Aktifkan Posko Kebencanaan

KBRN, Semarang : Palang Merah Indonesia (PMI)  Provinsi Jawa Tengah mendorong PMI Kabupaten/ Kota mengaktifkan posko penanggulangan bencana dan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana saat musim penghujan. 

Staf Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Jawa Tengah Krisna Adi Tama mengatakan, pengaktifan posko kebencanaan ini dilakukan selama 24 jam dalam kurun waktu 7 hari. Pengaktifan posko tersebut dilakukan guna mengetahui informasi adanya kejadian kebencanaan yang terjadi di wilayah setempat. 

"Jadi yang kami lakukan pada musim hujan ini, dengan mengaktifkan posko penanggulangan bencana 24 jam selama kurun waktu 7 hari. Dan kami surati PMI Kab/Kota untuk kesiapsiagaan. Adanya posko ini agar dapat mengetahui informasi terjadinya bencana, sehingga respon bencana dapat dilakukan," kata Krisna Adi Tama kepada RRI, Kamis (18/11/2021).

Dia menambahkan selain mengaktifkan posko kebencanaan, PMI juga menyebar sebanyak 12 truk tangki ke sejumlah wilayah eks Karisidenan di Jawa Tengah. Selain itu, sarana prasarana logistik kebencanaan didistribusikan ke PMI Kabupaten /Kota.

"Kami sebar 12 truk tangki ke wilayah eks karisidenan Pati, Semarang, Kedu, Surakarta, Banyumas, dan Pekalongan. Ini kami lakukan guna mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan sarana prasanana dalam penanganan bencana," ujarnya.

Menurut dia, upaya dalam penanganan kebencanaan di wilayah Jawa Tengah terus dilakukan PMI Jateng dengan berkoordinasi PMI yang berada di Kabupaten/Kota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar