Tiga Warga Blora Gugat Pengisian Prades ke PN

KBRN, Blora : Proses pengisian perangkat desa (Perades) Kabupaten Blora Jawa Tengah, masih berpolemik. Kali ini Bupati dan Tim Pembina Pelaksana Pengisian Perangkat Desa digugat. Ini diketahui  dari registrasi perkara, dengan Nomor Perkara #3/Pdt.G/2022/PN.

Dalam gugatannya, Zaenul Arifin sebagai kuasa hukum penggugat menyatakan, perbuatan para tergugat yang membiarkan peran aktif pihak luar, Koordinator Pelaksana Pengisian Perangkat Desa Kabupaten Blora untuk mengurus, memfasilitasi terjadinya kerjasama antara Tim Pelaksana dengan Perguruan Tinggi, untuk pelaksanaan tes tertulis dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) adalah melawan hukum. 

"Menyatakan perbuatan para tergugat yang tetap melanjutkan proses Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora tahun 2021 di tahun 2022 adalah melawan hukum," ungkap Zainul, Kamis (13/1/2022). 

Selanjutnya, dalam gagatannya itu dia meminta pengadilan, menghukum tergugat I untuk mencabut Izin Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa tahun 2021 yang telah diterbitkan pada Tahun 2021.

Lalu, nenghukum para tergugat untuk memerintahkan kepada seluruh Tim Pelaksana Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten BloraTahun 2021, agar tidak melanjutkan tahapan Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa tahun 2021, di tahun 2022.

Zainul berharap, majlis hakim mengabulkan gugatan para penggugat seluruhnya.

Sementara itu, Humas PN Blora, Rahmad Dahlan mengaku memang ada gugatan masuk. 

 Rahmat mengatakan yang menggugat ada 3 orang. Terkait pengisian perangkat desa di kabupaten Blora. "Tergugat salah satunya Bupati Blora," jelasnya.Setelah ini,  akan segera menunjuk majlis hakim dan menentukan jadwal sidangnya.

(Ramananda) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar