Lapas Semarang Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

KBRN, Semarang : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang mengikuti kegiatan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI di aula Merdela Lapas, Sabtu (21/5/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim TPI Wilayah IV, yang diketuai oleh Ami Amatunnisa dan diikuti oleh Kepala Lapas Semarang, Tri Saptono Sambudji, Ketua Tim ZI dan Koordinator serta seluruh Anggota Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Lapas Semarang.

Acara diawali dengan penampilan Yel-Yel Pembangunan ZI Lapas Semarang yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Semarang dihadapan Tim TPI. Pada kesempatan itu, dikenalkan Maskot Lapas Semarang yaitu “Si Bima” yang merupakan tokoh pewayangan yang memiliki karakter gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh, jujur dan bijaksana.

“Karakter tersebut sesuai dengan petugas Lapas Semarang dalam melaksanakan tugas sehari-harinya selalu menerapkan loyalitas yang tinggi, memiliki pendirian yang kuat dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan tugas,” jelas Tri Saptono.

Ia menjelaskan, zona Integritas itu hakekat sesungguhnya adalah untuk berkinerja tinggi yang zero penyimpangan, zero penyelewengan dan zero complaint. "Kami juga berupaya untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan maupun masyarakat," lanjutnya.

Setelah melewati penilaian internal ini, Lapas Semarang juga siap untuk menghadapi Tim Penilai Nasional untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dengan selalu melakukan monitoring pada setiap kegiatan dan giat dalam melaksanakan apa yang telah diprogramkan.

Sementara berbagai inovasi telah dilakukan oleh Lapas, di antaranya adalah adanya Blok Resiko Tinggi sebagai indisipliner dalam memutus rantai narkoba, layanan pengiriman barang dan makanan "Drive Thru", layanan paspay dan pasmart online, pos pengawasan dan pemeriksaan bagi tamu dan lain sebagainya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar