Terlilit Hutang, Pengemis Nekat Mencuri

KBRN, Semarang : Polrestabes Semarang membekuk dua pelaku pencurian uang di Pasar Gunungpati, Kota Semarang. Pelaku bernama Sedep (47) dan Eko Pujiyanto (53), keduanya warga Kabupaten Demak.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan mengungkapkan, pelaku utama pencurian itu adalah Sedep, sedangkan Eko yang merupakan suami siri yang ikut menikmati uang hasil curian.

"Pelaku mengambil tas milik korban yang tergeletak di depan kios. Ketika korban lengah, pelaku langsung mengambil tas korban yang berisi uang Rp 70 juta, handphone, dan  surat surat berharga," ungkap Donny.

Pelaku Sedep yang sehari- hari berprofesi sebagai pengemis itu sudah berniat mencuri uang untuk membayar utang.

"Saat di Pasar Gunungpati itu, pelaku melihat tas yang ditinggal oleh seorang pedagang, lalu pelaku langsung mengambil tas korban," kata Donny.

Setelah mendapatkan tas korban, lanjutnya, pelaku lalu meninggalkan lokasi dan menuju ke wilayah Karangayu untuk membuang tas.

Berdasarkan bukti rekaman cctv, polisi  lalu menangkap pelaku dikosannya didaerah Tlogosari pada 12 Mei 2022.

Sementara itu, pelaku Sedep mengaku memantau kondisi terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya.

"Saya awalnya jalan jalan dulu, dan mantau kondisi. Begitu ada tas tertinggal, ya saya ambil," katanya.

Pelaku mengaku punya niatan mencuri karena memiliki banyak hutang.

"Terpaksa karena terlilit hutang bank titil, PKK, Dawis dan lainya," ungkapnya.

Sementara pelaku Eko mengaku ikut menikmati uang curian untuk membeli motor dan togel.

"Dari uang curian itu saya belikan motor agar bisa untuk kerja mencari rosok," katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 5 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar