Gelapkan Dana Arisan Bodong, Dua Warga Kota Magelang Ditangkap Polisi

KBRN, Magelang : Polres Magelang menangkap dua tersangka pelaku penipuan dengan berkedok arisan online. Kedua tersangka yang ditankap tersebut yakni RI alias Prenjak (29) dan FF (28), keduanya  warga Kampung Jambon Gesikan, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

“Kedua tersangka ini  sudah menjalankan bisnis arisan online dengan nama Arisan Oiko sejak Oktober 2020 lalu,“ kata Kapolres Magelang, AKBP Sajarod Zakun, Rabu (25/5/2022).

Sajarod mengatakan, modus yang digunakan para tersangka untuk menyakinkan orang lain mengikuti arisan tersebut, yakni menggunakan nama orang lain sebagai peserta fiktif yang berperan sebagai peminjam. Sehingga, peserta menyerahkan uang modal kepada tersangka.

Menurutnya, kedua tersangka tersebut berpura-pura menjadi peserta fiktif  dengan menggunakan nomor handphone khusus sebagai identitas atas nama orang lain. Sehingga, para  peserta arisan lainnya tidak curiga.

Ia menambahkan,  dalam menjalankan aksinya tersebut  tersangka mengaku mendapatkan referensi membuat arisan online bodong dari instagram.

"Mereka juga mempelajari cara kerja, metode, pola, dan mekanisme arisan dengan sistem menurun termasuk darimana admin mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Salah satu tersangka, FF mengaku dari tindakannya tersebut dirinya mampu meraup keuntungan hingga Rp 1 miliar lebih. Dan orang yang ikut dalam arisan tersebut sebanyak 50 peserta.

“Setorannya paling rendah Rp 1,8 juta dan paling tinggi Rp 50 juta. Uang itu, akan diputar lagi dipinjamkan ke orang lain," akunya.

Atas tindakan tersebut, kedua tersangka  terancam hukuman penjara maksimal lima tahun, karena melanggar pasal 378 KUHP tentang penggelapan. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar