Pemkab Grobogan Ajak Berantas Rokok Ilegal

KBRN, Grobogan : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan terus bersinergi untuk optimalisasi pemberantasan rokok ilegal di kabupaten tersebut. Sebab, Pemkab pada tahun 2021 mendapat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) sekitar Rp 14,8 miliar. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto, saat mengisi materi talkshow di gedung Riptaloka, Kamis (25/11/2021).

"DBCHT ini cukai rokok yang dipungut Negara terhadap rokok dan produk tembakau lainnya, dana tersebut merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang cukup penting. Selanjutnya sebagian anggaran yang dihimpun tersebut kemudian disalurkan kembali ke Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau," jelasnya. 

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Grobogan pada Tahun 2021 mendapatkan alokasi DBHCHT yang cukup besar , yaitu Rp 14.873.745.000.

Sementara itu, alokasi anggaran bagi hasil cukai tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206 Tahun 2020, dana itu dialokasikan untuk mendanai tiga bidang seperti Kesehatan, Kesejahteraan Rakyat, dan Penegakan Hukum. 

Bidang Kesehatan sebesar 25 persen atau Rp 3,7 miliar yang dikelola Dinas Kesehatan. Kemudian, Bidang Kesejahteraan Rakyat sebesar 50 persen atau Rp 7,4 miliar yang dikelola Dispertan dan Disnakertrans. Dan, Bidang Penegakan Hukum  sebesar 25 persen atau Rp 3,7 miliar yang dikelola oleh OPD-OPD : Setda, Satpol PP, Disperindag, Diskominfo, dan Disporabudpar.

“Pemanfaatan anggaran DBHCHT ini sangat ketat dan rinci, dimana Pemkab Grobogan hanya bisa melaksanakan Program dan kegiatan yang sesuai dengan Nomenklatur yang diamanatkan dalam PMK 206/2020 tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal ( termasuk rokok) masih cukup tinggi, yang berdampak terhadap menurunnya penerimaan Negara, sekaligus membahayakan kesehatan masyarakat.

“Oleh karena itulah, maka Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan bersama dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda terkait, gencar melakukan gerakan sosialisasi , pengawasan, dan penindakan barang kena cukai ilegal. Salah satunya adalah Kegiatan talkshow yang kita laksanakan pada hari ini,” ungkapnya.

Di mana, seluruh pemangku kepentingan, baik ditingkat pusat maupun daerah telah dilibatkan bersama-sama memberantas peredaran rokok ilegal tersebut, baik kalangan generasi tua maupun generasi muda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar