Panti Asuhan Prioritaskan Pendidikan Anak-Anak Asuh

KBRN, Semarang : Pendidikan merupakan modal utama bagi masa depan seorang anak. Panti Asuhan Noor Hidayah di daerah Dempel Lor, Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang merupakan salah satu contoh panti asuhan yang sangat memperhatikan masalah ini.

Menurut Ketua Yayasan Noor Hidayah, Sutrisno, panti asuhannya sangat memprioritaskan pendidikan anak-anak asuh, supaya mereka bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik.

Panti Asuhan Noor Hidayah berdiri tahun 2007, saat ini yayasannya mengasuh 37 santri dan santriwati yang berada di asrama panti dan 7 orang di asrama kuliah.  Mereka  terdiri dari anak yatim piatu dan anak- anak yang terlantar karena orang tuanya kurang mampu.

 “Yang paling kecil usia 2,8 tahun, asal Jepara. Anak ini dulu ditemukan warga saat tengah tidur di sawah, mungkin ditelantarkan orang tuanya. Dengan bantuan warga dan donatur, akhirnya ia bisa dibawa ke Noor Hidayah” jelasnya usai menghadiri penyerahan santunan 50 anak yatim piatu dan dhuafa bersama yayasan Aksi Insan Mulia di Auditorium RRI Semarang, Rabu (27/4).

Kepada rri.co.id, ia menjelaskan keseharian anak-anak panti sebagian besar diisi dengan kegiatan belajar formal di sekolah seperti anak sekolah pada umumnya. Selepas sekolah mereka belajar mengaji, membaca Al-Quran dan kegiatan lain seperti di pondok pesantren.

Ia terus mengupayakan agar anak-anak asuh nya bisa mendapat pendidikan hingga jenjang tertinggi lewat berbagai beasiswa maupun dari bantuan para donatur.

 “Saat ini ada 7 anak yang sudah duduk di bangku kuliah, bahkan salah satunya ada yang mendapat beasiswa hingga bisa kuliah di Singapura. Ada juga yang sudah lulus kuliah dengan IPK 4.0, dan ada yang berhasil diterima sebagai pegawai negeri sipil,” terangnya.

(Nisa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar