Mensos Risma Jenguk Tarno, Pemuda Penderita Kanker di Desa Mlatiharjo

KBRN, Kendal : Menteri Sosial RI Tri Rismaharini menjenguk Tarno (31), penderita kanker stadium lanjut di bagian kepala yang tinggal di Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jumat (20/5/2022). Kedatangan Menteri Risma didampingi pejabat dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Centra Terpadu Kartini Temanggung dan Dinas Sosial Kabupaten Kendal.

 

Tarno tinggal dengan Mistam (38), kakak kandungnya yang penghidupannya hanya mengandalkan usaha jual pulsa dan servis HP di dekat rumahnya. Semenjak divonis kanker, Tarno yang biasanya membantu di konter kakaknya, praktis ia tidak bisa bekerja. Dalam kesehariannya diurus oleh kakaknya, sehingga usaha konternya juga sering tutup dan nyaris bangkrut.  

 

Selama ini Tarno dibantu oleh Kementrian Sosial dan beberapa donatur lainnya, baik dari masyarakat setempat, karang taruna, komunitas, dan ormas. Bantuan dari Kemensos di antaranya berupa sembako pampers, tisu basah, tisu kering, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, makanan kering dan air mineral.

 

Kemensos juga memberikan bantuan untuk biaya operasional  sehari-hari ketika dirawat di rumah senilai Rp. 2 juta dan bantuan usaha jual beli pulsa dan servis Handphone. Bantuan lainnya berupa bantuan kursi roda dan tongkat tripod. Bantuan tambahan nutrisi berupa susu, madu, kacang hijau, makanan atau kue kering, buah-buahan dan air mineral.

 

Mensos Risma berpesan kepada Tarno untuk selalu semangat, karena kunci kesembuhan adalah semangat. Risma juga berterima kasih kepada para donatur yang turut memberikan bantuan. Tidak lupa kepada Yayasan Kita Bisa yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp. 67 juta. "Karena ini dibutuhkan waktu yang panjang, tidak mungkin kami bisa tangani terus, sehingga kami minta bantuan Kita Bisa untuk membantu pendanaan ini," katanya.

 

Muhammad Rijal, perwakilan Kitabisa.com Jawa Tengah mengatakan, pihak Kitabisa siap mendampingi sampai Tarno sembuh. Selama banyak mendapat dukungan dari para donatur untuk kesembuhan Tarno. "Sekarang untuk proses pengobatan masih terus berlanjut di RS Kariadi. Insya Alloh Kita Bisa akan bisa mendampingi sampai sembuh," ujarnya.

 

Mistam mengatakan, adiknya baru diketahui terkena kanker stadium lanjut, setelah berobat di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Kendal pada April 2021 yang kemudian dirujuk di RSUP dr Kariadi Semarang. Sebelumnya ia sering merasa pusing dan sudah berobat ke beberapa dokter hingga pengobatan tradisional, namun rasa pusing di kepalanya tidak kunjung sembuh. "Selama berobat di dokter kadang kondisi lebih baik, tetapi kadang kambuh lagi, dan pada waktu kambuh sampai pingsan, sehingga dibawa ke RSI Muhammadiyah Kendal, yang akhirnya diketahui terkena kanker," jelasnya.

Selama proses penyembuhan, beberapa kali harus opname di RS Kariadi Semarang dan saat ini sementara menjalani perawatan di rumah dan menunggu operasi kedua di RS Kariadi Semarang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar