Menggunakan Jam Atom, Membuktikan Relativitas Umum Einstein

(Phys.org)

KBRN, Colorado: Sebuah tim peneliti di JILA, Institut Nasional Standar dan Teknologi di Universitas Colorado telah menemukan cara dengan  menggunakan jam atom untuk menunjukkan prinsip teori relativitas umum. Tim telah menerbitkan makalah yang menjelaskan pekerjaan mereka di server pracetak arXiv.

Teori relativitas Einstein menyatakan bahwa jam yang berjalan lebih dekat ke benda besar (seperti Bumi) akan berjalan lebih lambat daripada yang lebih jauh, seperti di luar angkasa. 

Fenomena ini, yang dikenal sebagai gravitasi redshift, sebelumnya telah divalidasi oleh para peneliti. Dalam upaya baru ini, para peneliti sekali lagi menunjukkan teori itu benar dengan mengukur "tik-tak" jam atom yang sangat kecil dengan bagian-bagiannya hanya berjarak satu milimeter, satu di atas yang lain. Mereka mencatat bahwa relativitas umum harus berlaku tidak peduli ukuran atau jarak jam.

Jam atom yang digunakan oleh para peneliti terdiri dari 100.000 atom strontium yang sangat dingin dan tersusun dalam kisi vertikal, seperti dikutip dari Phys.org, Kamis (21/10/2021). 

Para peneliti kemudian mengukur laju "goyangan" gelombang cahaya untuk atom di bagian atas kisi (detak jam) dan membandingkannya dengan laju gelombang cahaya untuk atom di bagian bawah; perbedaan menyumbang redshift. 

Saat mereka melakukan pengukuran, para peneliti juga melakukan koreksi untuk menghilangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi detak jam mereka. 

Mereka menemukan pergeseran frekuensi kira-kira seper-100 dari kuadriliun persen pada jarak satu milimeter—hampir persis seperti yang diprediksi teori. Para peneliti kemudian mengulangi percobaan beberapa kali selama kurang lebih 90 jam, membandingkan perbedaan tik-tak dan kemudian meratakannya. Dengan melakukan itu, mereka menemukan bahwa mereka dapat memperoleh presisi pengukuran yang 0,76 juta dari sepertriliun persen—sebuah rekor baru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00